Selain soal pemasukkan, masalah yang paling sering ditemui para pemain TheoTown adalah polusi. Polusi ini kalau nggak diatasi maka warga akan mengamuk dan mengeluh tanpa henti. Untuk itulah, kali ini saya akan berikan beberapa tips dan cara mengurangi polusi di TheoTown. Tapi, sebelum kita masuk ke tips dan caranya, perlu diketahui bahwa polusi ini bukan sekedar udara kotor dari zona industri melainkan juga bisa muncul polusi suara yang dihasilkan pabrik-pabrik hingga pembangkit listrik.
Nah, sebenarnya untuk cara mengurangi polusi di TheoTown yang paling gampang dan langsung beres sih pakai plugin khusus. Namun, ada juga cara yang lebih “tradisional” untuk mengatasi polusi di TheoTown. Jadi, kalau kamu nggak ingin mengandalkan plugin doang, mungkin harus baca dan praktikkan cara mengurangi polusi di TheoTown berikut ini.
Cara Mengurangi Polusi di TheoTown
Kalau kita ngomongin cara mengurangi polusi di TheoTown, kamu harus berpikir bahwa polusi itu suatu masalah yang berlapis. Ada polusi udara dari industri dan pembangkit, ada polusi dari sampah, ada polusi “tak kasat mata” dari macet, dan ada polusi suara (noise) yang efeknya mirip polusi sehingga bikin warga nggak bahagia, area jadi jelek nilainya, dan ujung-ujungnya pertumbuhan kota melambat.
Jadi solusinya adalah jangan cuma “tutup lubang”, tapi bikin sistem kota yang dari desain awal sudah ngurangin sumber polusi, lalu pasang penahan supaya polusi nggak nyerang permukiman. Tenang, ini bisa kamu lakuin dengan cara yang murah dulu, baru kalau kota udah kaya raya bisa dioptimalkan secara maksimal.
1) Baca peta polusi dulu

Ini mungkin terasa sepele, tapi banyak pemain kebiasaan sangat reaktif ketika lihat warga komplain, langsung spam taman. Padahal, kalau kamu buka overlay/peta polusi (yang nunjukin warna hijau-kuning-merah), kamu bisa bedain mana sumber polusi utama dan mana efek rambatan.
Yang mungkin bisa kamu lakukan untuk mengatasi polusi udara ini adalah dengan tandai 3 titik merah paling parah, lalu cek “di sebelahnya ada apa?” Kalau area tersebut dekat industri, berarti masalah utama industri. Kalau dekat jalur jalan besar yang padat, berarti traffic. Kalau dekat TPA/insinerator, artinya masalahnya ada di sampah. Dengan cara ini, cara mengurangi polusi di TheoTown jadi lebih tepat sasaran dan kamu nggak keluar uang di tempat yang salah.
2) Zonasi cerdas: industri jangan nempel rumah
Ini resep paling klasik, tapi tetap paling kuat dan paling murah. Kesalahan umum itu menaruh zona industri persis di samping residential karena ingin pekerja dekat tempat kerja. Secara ekonomi mungkin enak, tapi secara kualitas hidup itu malah jadi masalah yang besar. Kuncinya bukan cuma “jauhin”, tapi bikin lapisan penyangga, seperti:
- Taruh zona komersial di antara industri dan permukiman supaya jadi buffer
- Selipkan taman kecil dan jalur hijau di sela-selanya
- Kalau kamu punya lahan, bikin “sabuk hijau” pohon 2–3 blok sebagai tembok alami meredam polusi
Banyak pemain senior juga pakai trik lapisan komersial ini karena komersial lebih toleran dibanding residential. Jadi polusi masih ada, tapi dampaknya ke warga jauh berkurang. Ini cara mengurangi polusi di TheoTown yang rasanya “gratis” karena cuma mikirin tata letak.
3) Pohon itu bukan dekorasi, itu alat mekanik

Kalau kamu cari cara mengurangi polusi di TheoTown yang paling gampang dan nggak mahal, jawabannya nanam pohon. Pohon menyerap polusi, dan efeknya terasa kalau kamu bikin penanaman yang tebal, bukan cuma satu-dua titik.
Saya biasanya pakai pola menanam pohon di pinggir industri, kemudian bikin garis pohon rapat minimal 2 blok, idealnya 3 blok kalau polusinya sudah parah. Di sepanjang jalan utama yang padat, saya tanamin pohon berkala biar jadi “filter” jalur kendaraan.
Ada catatan yang sering bikin pemain bingung, yaitu kalau pohon kamu taruh tepat di area polusi yang terlalu ekstrem, beberapa jenis bisa kelihatan “nggak sehat” atau seolah nggak ngefek. Jadi trik saya adalah mundurin satu langkah sehingga bikin pohon sebagai sabuk di batas polusi, bukan tepat di pusat merahnya. Lalu pelan-pelan kamu dorong sumber polusinya (industri/traffic/sampah) supaya output polusinya turun.
4) Taman dan ruang terbuka hijau: win-win solution untuk polusi dan happiness
Taman itu enaknya bukan cuma bantu “napas kota”, tapi juga ngangkat happiness dan land value. Dan land value itu penting banget karena bikin bangunan berkembang otomatis jadi lebih modern. Jadi saat kamu nerapin cara mengurangi polusi di TheoTown lewat taman, kamu sebenarnya lagi “nge-boost” perkembangan kota juga. Dan sebaiknya jangan taruh taman cuma di tengah kota buat estetika doang. Taruh taman sebagai penyangga di area transisi yang rawan, misalnya”
- Dekat perbatasan industri dan komersial
- Dekat jalan besar yang ramai
- Di kantong-kantong permukiman padat yang mulai komplain
5) Kelola sampah dari awal, jangan nunggu kota keburu bau

Sampah itu sumber polusi yang sering dianggap urusan belakangan. Padahal begitu populasi naik, masalah sampah bisa meledak dan efeknya bikin area sekitar jadi zona “mati” untuk perkembangan.
Cara murahnya adalah memastikan layanan pengangkutan sampah itu efektif dan jaraknya masuk akal. Kalau kamu pakai fasilitas yang kotor atau mengganggu, posisikan fasilitas tersebut di pinggir peta, jauh dari permukiman, dan idealnya tidak berdekatan dengan area yang kamu targetkan buat berkembang.
6) Tekan polusi dari kemacetan, manfaatkan transportasi publik
Di TheoTown, macet itu kayak “pabrik polusi berjalan”. Kamu boleh punya industri rapi, taman banyak, tapi kalau jalan utama kamu mampet terus, polusi tetap naik dan warga tetap rewel. Saya biasanya mulai dari bus dulu karena fleksibel dan relatif murah dibanding sistem yang lebih berat. Fokusnya bukan bikin rute banyak, tapi bikin rute yang benar. Kamu bisa lakukan:
- Hubungkan permukiman padat ke pusat komersial dan area kerja
- Pastikan halte bus dekat area high-density supaya dipakai
- Hindari rute muter-muter nggak jelas yang bikin bus lama dan nggak efisien
Kalau kota makin besar, kamu bisa naik kelas ke transportasi yang lebih kapasitas tinggi. Intinya adalah makin banyak warga yang “nggak perlu” pakai kendaraan pribadi, makin turun juga polusi dari traffic. Ini bagian penting dari cara mengurangi polusi di TheoTown yang sering diremehkan karena hasilnya tidak se-instan nanam pohon, tapi dampaknya besar.
7) Pembangkit listrik, pelajari efeknya

Ada pembangkit yang murah dan gampang, tapi polusinya nyebar dan bikin area sekitar jadi korban. Kalau kamu bisa, dari awal biasain transisi ke energi yang lebih bersih seperti kincir angin atau panel surya. Memang konsekuensinya butuh lahan lebih luas dan outputnya lebih kecil, tapi kamu dapat kota yang lebih stabil.
Saya lihat banyak pemain yang “terlalu hemat” di awal, pakai pembangkit polutif, lalu di mid game harus bayar mahal untuk memperbaiki kerusakan land value dan kesehatan warga. Jadi buat saya, ini cara mengurangi polusi di TheoTown yang sebenarnya justru hemat jangka panjang.
8) Industri hijau: profit turun sedikit, tapi kota lebih gampang berkembang
Kalau kamu sudah sampai fase di mana kamu bisa memilih industri yang lebih ramah lingkungan, ini opsi yang enak buat kamu yang pengin kota rapih tanpa sabuk hijau kelewat tebal.
Trade-off-nya biasanya terasa saat industri hijau cenderung tidak se-“nendang” industri biasa dari sisi profit atau jumlah pekerja. Tapi kamu dapat manfaat lebih terasa, seperti polusi lebih rendah, sehingga residential bisa berkembang lebih dekat tanpa warga langsung sakit atau kabur.
9) Trik buffer alternatif: pertanian atau zona low-impact sebagai penyangga

Selain komersial, beberapa pemain suka pakai pertanian sebagai pemisah antara industri dan residential. Logikanya begini, ada lapisan yang lebih tahan gangguan polusi sebelum polusi itu nyampe rumah warga.
Kamu nggak harus kaku dengan satu pola. Yang penting kamu punya konsep “zona penahan”. Karena inti cara mengurangi polusi di TheoTown adalah mengendalikan jarak aman dan mengarahkan dampak polusi supaya tidak langsung masuk ke area sensitif.
10) Pakai plugin Air Purifier dan Noise Reduction
Saya pribadi memandang plugin itu seperti “alat tambahan”, bukan kewajiban. Tapi kalau kamu pengin solusi cepat untuk area yang sudah terlanjur parah, plugin bisa jadi penyelamat.
Plugin yang sering dipakai pemain buat polusi adalah Air Purifier Tower. Fungsinya menyaring polusi di radius tertentu, jadi cocok buat “hotspot” merah yang bikin kamu pusing. Selain itu ada plugin Noise Reduction untuk polusi suara, terutama kalau kamu punya titik bising yang bikin warga kesal walau udara sudah lumayan bersih.
Tapi saya sarankan biar tetap terasa fair dan nggak “cheat banget” adalah pakai plugin sebagai penyeimbang saat kamu memperbaiki tata kota, bukan sebagai alasan buat menaruh industri semaunya di tengah residential. Dengan begitu, cara mengurangi polusi di TheoTown tetap kerasa strategi, bukan cuma tombol hapus masalah.
Intinya, cara mengurangi polusi di TheoTown itu memang tidak instan, tapi strategi tepat dari pemainnya, bisa lewat zonasi rapi, buffer yang pintar, pohon dan taman yang ditempatkan strategis, sampah yang dikelola bener, dan traffic yang nggak dibiarkan liar. Kalau kamu ingin solusi yang cepat, bisa pakai plugin seperti Air Purifier dan Noise. Jadi, kapan kamu mau terapkan tips ini?












