TheoTown itu salah satu game simulasi bangun kota yang kelihatannya sederhana karena gaya pixel art, tapi begitu kamu coba main, kamu bakal lupa waktu. Di game ini, kamu berperan sebagai wali kota yang ngatur segalanya: dari jalan, listrik, air, zonasi, sampai transportasi dan layanan publik. Nah, karena lagi viral lagi di Indonesia, banyak pemain baru yang masuk dan akhirnya pada penasaran bagaimana cara main TheoTown, harus mulai dari mana biar nggak salah langkah? Tenang saja, jawabannya ada di artikel ini kok!
Tapi, perlu kamu tahu bahwa TheoTown ini punya pendekatan main yang fleksibel. Kamu bisa main santai buat belajar menata kota, atau main serius ala manajer kota yang harus mikirin cash flow.
Nah, saking flekisbelnya, cara main TheoTown ada dua mode, yaitu Sandbox dan simulasi. Keduanya mirip, hanya saja mode Snadbox lebih bebas. Jadi, yuk kita bahas bagaimana cara mainnya!
Cara Main TheoTown
Kalau kamu baru mulai main TheoTown, menurut saya yang paling aman itu jangan langsung mikir “kota harus keren”. Fokus dulu bikin kota yang hidup dan stabil. TheoTown punya banyak sistem yang saling nyambung. Jalan tanpa listrik bikin zona nggak berkembang. Listrik ada tapi air nggak nyampe bikin warga ngeluh.
Industri terlalu dekat perumahan bikin polusi dan kebisingan naik, lalu warga jadi nggak bahagia. Pajak ketinggian bikin pertumbuhan melambat. Transportasi jelek bikin kemacetan, layanan darurat telat, dan masalah makin numpuk. Jadi ya, ini game santai tapi tetap butuh urutan yang bener. Oke, gini nih strategi main TheoTown buat pemula.
1. Tentuin dulu mau main santai atau yang menantang

Langkah pertama dalam cara main TheoTown adalah milih mode permainan yang sesuai tujuan kamu. Ini penting, karena mode awal bakal ngaruh ke cara kamu ambil keputusan.
Kalau kamu masih pengin belajar mekanik, saya saranin mulai dari mode sandbox. Mode ini lebih bebas, biasanya termasuk dana yang sangat longgar atau tidak terbatas, jadi kamu bisa eksperimen tanpa takut bangkrut. Kamu bisa coba berbagai jenis pembangkit listrik, ngetes efek polusi industri, lihat cara kerja layanan publik, dan latihan bikin tata kota.
Kalau kamu pengin pengalaman yang lebih “realistis”, masuk mode simulasi. Di sinilah main TheoTown terasa menantang karena kamu harus ngatur pemasukan dan pengeluaran. Salah bangun layanan terlalu cepat bisa bikin defisit. Salah naruh industri bisa bikin warga nggak bahagia dan pendapatan pajak turun. Mode ini seru banget, tapi untuk pemula, mending kamu cobain setelah ngerti dasar-dasar cara mainnya.
2. Bikin kerangka kota
Di TheoTown, jalan itu nyawa kota. Banyak pemula langsung nge-zona perumahan luas, tapi lupa kalau bangunan perlu akses jalan untuk berfungsi. Cara main TheoTown yang rapi biasanya dimulai dari satu jalan utama yang jadi tulang punggung kota, lalu cabang-cabang kecil.
Coba bikin pola yang gampang dikembangin. Nggak harus grid sempurna, tapi minimal kamu punya struktur yang jelas mana jalur utama, mana jalur lokal. Ini bakal ngebantu banget pas kota mulai padat dan kamu butuh upgrade jalan atau bikin jalur alternatif. Kalau dari awal jalan kamu sempit dan random, nanti kamu bakal sering bongkar-pasang, dan itu nguras uang serta waktu.
Yang paling penting adalah, selalu pastiin setiap area yang kamu bangun punya akses jalan. Kalau ada bangunan yang “mati” atau nggak berkembang, biasanya bermasalah pada akses jalannya nggak ke-connect dengan benar.
3. Prioritas berikutnya: listrik dan air, baru zoning

Setelah jalan, cara main TheoTown yang bener adalah nyiapin utilitas: listrik dan air. Ini dua kebutuhan dasar yang wajib ada sebelum permukiman dan bangunan lain berkembang normal.
Untuk listrik, kamu biasanya punya beberapa opsi pembangkit. Masing-masing punya karakter: ada yang output-nya gede tapi berisik, ada yang lebih ramah lingkungan tapi output kecil atau mahal. Buat awal, pilih yang paling masuk akal secara biaya dan kapasitas. Jangan lupa, sumber listrik perlu didistribusikan. Kadang kamu perlu kabel kalau jarak antar area jauh. Kalau area masih rapat, biasanya listrik langsung “menyebar” lewat koneksi bangunan, tapi kamu tetap harus memastikan cakupannya benar.
Untuk air, prinsipnya mirip. Kamu harus punya sumber air (misalnya menara air atau pompa air), lalu pastikan distribusinya menjangkau area yang kamu bangun. Tips dari saya, taruh sumber air di area yang bersih. Kalau nanti area itu tercemar polusi, dampaknya bisa bikin kesehatan warga turun dan kepuasan ikut anjlok. Ini salah satu kesalahan pemula yang efeknya nggak langsung, tapi pelan-pelan bikin kota kamu terasa “kok bermasalah terus ya”.
4. Baru mulai zoning RCI: ikutin demand, jangan asal banyak
Setelah jalan, listrik, dan air aman, baru kamu masuk ke zoning. Di TheoTown ada konsep RCI: Residential (perumahan), Commercial (komersial), dan Industrial (industri). Cara main TheoTown yang efektif itu mengikuti indikator demand RCI, bukan cuma membangun karena pengen kotanya cepat besar.
Kalau demand perumahan tinggi, tambah zona residential secukupnya. Kalau demand industri tinggi, tambah industri. Kalau demand komersial naik, bangun komersial untuk menyeimbangkan ekonomi. Intinya, kota itu ekosistem. Penduduk butuh tempat tinggal dan kerja. Industri dan komersial butuh tenaga kerja. Kalau kamu timpang, misalnya kebanyakan perumahan tapi lapangan kerja kurang, perkembangan bakal seret.
Saran saya sih bangun kotanya secara bertahap. Tambah sedikit, lihat respons kota, baru tambah lagi. Ini lebih aman untuk cash flow, terutama di mode simulasi.
5. Pisahkan industri dari perumahan sejak awal biar kamu nggak nyesel

Ini aturan cara main TheoTown yang penting banget, jangan taruh industri nempel perumahan. Industri biasanya menghasilkan polusi dan kebisingan. Kalau terlalu dekat, warga jadi nggak bahagia, nilai tanah turun, dan perumahan susah naik level.
Kalau kamu punya ruang, taruh industri di pinggir kota atau area khusus. Bikin buffer berupa jarak, lahan kosong, atau jalur jalan. Nanti kalau kamu udah punya akses ke elemen penunjang seperti pepohonan atau taman, kamu bisa bikin “sabuk hijau” buat nahan efek buruk industri. Cara main TheoTown ini bukan cuma bikin kota lebih sehat, tapi juga bikin kamu lebih gampang mengatur ekspansi karena zonanya jelas.
6. Posisikan komersial di titik yang nyaman
Zona komersial itu enaknya ditempatkan dekat perumahan atau di area transisi menuju pusat kota. Kenapa? Karena komersial biasanya jadi tempat warga “beraktivitas” dan bekerja, dan akses yang bagus bikin kota lebih efisien.
Kalau kamu taruh komersial terlalu jauh, warga harus lewat jalur panjang, lalu trafik bisa menumpuk di satu titik. Di awal main mungkin kemacetan belum kerasa, tapi begitu populasi naik, kamu bakal mulai lihat jalan merah (macet) dan layanan jadi lambat. Jadi cara main TheoTown yang enak itu dari awal kamu udah mikirin alur pergerakan warga, walaupun masih sederhana.
7. Atur pajak pelan-pelan: cari titik stabil, bukan angka maksimal

Di mode simulasi, pajak itu sumber pemasukan utama. Tapi pajak itu juga alat yang bisa bikin kota maju atau malah mandek. Cara main TheoTown yang bijak adalah ngatur pajak secara bertahap sambil lihat kepuasan warga.
Kalau kamu naikin pajak terlalu agresif, warga bisa ngerasa terbebani, kepuasan turun, dan pertumbuhan melambat. Kalau pajak terlalu rendah, kamu mungkin kekurangan pemasukan untuk bangun layanan penting. Jadi yang kamu cari itu keseimbangan dengan menetapkan pajak yang cukup buat jalanin kota, tapi nggak bikin warga ogah berkembang.
Tips dan cara main TheoTown, sebaiknya setiap kali kamu ubah pajak, kasih waktu kota “bernapas”. Lihat indikatornya bergerak dulu. Jangan panik dan bolak-balik ubah terus, karena kamu jadi susah baca efek sebenarnya.
8. Layanan publik itu penting, tapi jangan dibangun sekaligus
Begitu kota mulai terbentuk, kamu bakal kebuka pilihan layanan publik seperti pemadam kebakaran, polisi, fasilitas kesehatan, pendidikan, dan sebagainya. Pemula sering kebawa perasaan pengin lengkap, lalu bangun semuanya sekaligus. Masalahnya adalah, sebagian besar layanan punya biaya operasional. Jadi walaupun kamu mampu membangun, kamu belum tentu mampu “menghidupi” layanan itu tiap hari.
Cara main TheoTown yang aman adalah bangun layanan sesuai kebutuhan yang muncul. Kalau kamu mulai lihat risiko kebakaran, bangun pemadam kebakaran di lokasi strategis dengan jangkauan yang mencakup area penting. Kalau kriminalitas mulai ganggu, masukin polisi. Kalau kesehatan warga turun, baru pikirkan fasilitas kesehatan.
Penempatan juga penting. Banyak fasilitas punya area jangkauan yang bisa kamu lihat. Pastikan jalannya bisa diakses dan cakupannya menyentuh zona yang padat. Kalau nggak, kamu bayar operasional tapi manfaatnya minim.
9. Transportasi: rencanakan dari awal, jalankan bertahap

Masalah transportasi biasanya baru “nyerang” ketika kota kamu udah lumayan besar. Tapi cara main TheoTown yang rapi adalah merencanakan jalur utama sejak awal. Jangan sampai semua kendaraan numpuk di jalan kecil yang sama.
Saat kota makin padat, mulai pertimbangkan transportasi publik seperti bus atau kereta. Transportasi publik bukan cuma buat gaya-gayaan. Ini membantu ngurangin kemacetan dan bikin layanan kota lebih lancar. Pemadam kebakaran dan ambulans misalnya, bakal lebih efektif kalau jalan nggak buntu macet.
Kalau kamu mau kota yang berkembang stabil, jangan nunggu sampai macet parah baru bertindak. Begitu kamu mulai lihat tanda-tanda kepadatan, itu sinyal buat upgrade jalan, bikin jalur alternatif, atau mulai merancang transportasi publik.
10. Jaga kebahagiaan warga
Di TheoTown, kebahagiaan warga itu kayak indikator kesehatan kota secara keseluruhan. Kalau warga bahagia, bangunan berkembang, pendapatan pajak naik, dan kota terasa hidup. Kalau warga nggak bahagia, kamu bakal lihat pertumbuhan melambat, keluhan meningkat, dan bisa muncul masalah lanjutan.
Cara main TheoTown yang konsisten adalah selalu mengecek faktor-faktor utama yang memengaruhi kebahagiaan: polusi, kebisingan, akses layanan publik, akses kerja, pajak, dan kondisi transportasi. Kadang masalahnya bukan karena kurang bangunan, tapi karena penempatan yang kurang tepat.
Jadi, cara main TheoTown yang paling aman buat pemula itu urutannya jelas: tentuin mode, bangun jalan sebagai kerangka, pasang listrik dan air, baru zoning RCI bertahap, pisahkan industri dari perumahan, atur pajak pelan-pelan, bangun layanan publik sesuai kebutuhan, dan mulai seriusin transportasi saat kota membesar. Kalau kamu jaga kebahagiaan warga dan nggak rakus ekspansi, kota kamu bakal tumbuh stabil dan kamu bakal menikmati sisi “nagih”-nya TheoTown. Gampang kan?













