Tips and Tricks Mengoleksi Game Tanpa Membuat Kantong Kering

Ada dua macam tipe gamers, yang benar-benar setia ke satu game saja, biasanya tipe game yang dimainkan itu game-game kompetitif free-to-play seperti Counter-Strike, atau DOTA 2. Satu tipe lagi yang suka mengoleksi game, terus membeli judul-judul baru yang keluar setiap minggunya. Nah tipe terakhir ini yang menguras banyak biaya dan bikin “kanker” alias kantong kering.

Ada beberapa tips nih untuk kamu bisa mengirit uang sembari tetap hunting games-games favoritmu:

Belanja Saat Diskon—di beberapa stores

Bahagianya menjadi seorang PC gamers adalah selalu banyak sales atau discount yang terjadi setiap waktu. Harga game-game dalam platform PC juga cenderung cepat turun, mungkin karena banyaknya jumlah game baru rilis per harinya.

Beruntungnya, platforms seperti Steam, atau Epic Games menjadi sering mengadakan diskon, mereka saling bersaing untuk besar-besaran diskon agar menarik perhatian gamers. Nah, di sini lah kalian bisa membidik game yang ingin kalian beli.

Beli game hanya ketika kamu ingin memainkannya, bukan sebelumnya

Begini, jika kita mengikuti nafsu kita untuk selalu mengisi library game kita dengan judul-judul baru yang bahkan setengahnya pun belum kita mainkan, itu tidak akan ada habisnya.

Lebih baik, beli game yang memang sudah kamu incar dari lama, yang ingin segera kamu mainkan, bukan game yang membuat kamu berpikir “nanti aja” atau “siapa tau nanti mau mainin”.

Apalagi jika kamu sudah ada kegiatan, baik itu kuliah ataupun bekerja, jumlah waktu bermain kamu semakin terbatas. Tidak mungkin kan kamu ngebut mainin judul-judul usang di library kamu dengan waktu yang semakin sedikit.

Kalau memang penasaran dengan judul game tertentu, biasakanlah untuk mencari tahu terlebih dahulu genre maupun review game tersebut, atau kamu bisa cek di website HowLongToBeat.com untuk mengetahui berapa lama yang dibutuhkan untuk menamatkan cerita utama maupun misi sampingan di game tersebut.

Kalau punya waktu sedikit dan nekad main game dengan campaign yang super lama, dan kamu juga sebenarnya tidak terlalu suka dengan game nya, bukankah itu malah membuat kamu rugi?

Ingat: Pilih Kualitas disbanding Kuantitas

Memang sih, punya game library dengan ratusan atau bahkan ribuan game di dalamnya itu terlihat keren. Tapi ingat, bahwa pada akhirnya, bukan kuantitas yang menentukan seberapa menyenangkannya pengalaman bermain kamu, tapi kualitas game yang dimainkan.

Itulah kenapa kamu harus selektif memilih game, mana yang kira kira kamu mau mainkan dengan total, dan mana yang akan membuat kamu cepat bosan.

Satu hal yang pasti, Elden Ring dengan 100+ jam playtime tetap akan worth it! Hehe

Manfaatkan Subscriptions Kamu

Pada saat ini, mungkin salah satu best deal yang bisa kamu dapatkan adalah Game Pass. Dengan library yang terus berkembang, dan biaya per bulan yang tidak terlalu mahal, sepertinya ini bisa kamu pertimbangkan untuk memainkan game-game yang kamu mau di platform seperti Game Pass.

Dibanding kamu harus beli satu full game dengan harga yang full juga. Lagipula biasanya subscriptions-based platform seperti Game Pass, Ubisoft+, EA Play Pro, dll itu memberikan beberapa hal yang menguntungkan juga, seperti misalnya diskon tambahan, hiburan tambahan seperti TV Shows atau Movies yang bisa kamu saksikan di dalam platform tersebut, dan banyak lagi.

Ambil Game Gratis Sebanyak Mungkin

Sebenarnya, saran-saran di atas sudah sangat masuk akal, “kualitas disbanding kuantitas” atau jadilah seorang gamer yang selektif. Tapi kalau memang ada game yang free, ya gas ambil saja sekalian!

Free games sekarang banyak banget ditawarkan oleh platform-platform gaming seperti Steam, Epic Games juga memberikan satu game gratis per minggu, atau GOG juga banyak memberikan penawaran game-game klasik secara gratis (ada The Witcher pertama lho!)

Prime Gaming (dari Amazon Prime) juga memberikan banyak game-game gratis seperti The Elder Scrolls Arena dari Bethesda.

Jadi, ROGers, sudah tidak ada alasan lagi kenapa game library kamu tetap kosong atau cuma ada beberapa game saja. Semoga tips ini semua bermanfaat ya.

Ready to start your journey?

If there is nothing in a chest, the chest doesn’t mean anything