ROG Community Indonesia
  • #JoinROGELITE
  • News
    • Review
    • Event
    • Article
      • Gaming
  • Support
    • Download
    • FAQ
    • Wallpaper
  • Laptop
  • PC
  • Game
No Result
View All Result
  • #JoinROGELITE
  • News
    • Review
    • Event
    • Article
      • Gaming
  • Support
    • Download
    • FAQ
    • Wallpaper
  • Laptop
  • PC
  • Game
No Result
View All Result
ROG Community Indonesia
No Result
View All Result
Home Review Laptop

Kenapa FPS Game Turun Drastis? Ini 10 Penyebab dan Cara Mengatasinya

Listiorini Ajeng Purvashti by Listiorini Ajeng Purvashti
07/09/2026
in Laptop
0 0
0
ASUS TUF Gaming 16 FX610
0
SHARES
1
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Sebelum kita bahas lebih jauh soal alasan kenapa FPS game turun drastis, kita pahami dulu apa itu FPS dan apa fungsinya. FPS atau frames per second adalah angka yang menunjukkan seberapa banyak frame yang bisa ditampilkan perangkat dalam satu detik. Semakin tinggi dan stabil FPS, gerakan di dalam game biasanya terasa semakin mulus dan responsif.

Tapi kalau kamu bingung kenapa FPS game turun padahal sebelumnya lancar, atau kenapa FPS game turun drastis saat masuk area tertentu, masalahnya belum tentu karena laptop kamu “kurang kencang”. Bahkan, alasan kenapa FPS game turun bisa berkaitan dengan suhu, penggunaan CPU dan GPU, RAM, storage, sampai aplikasi yang berjalan di belakang layar.

Yang perlu diperhatikan, FPS tinggi saja sebenarnya belum tentu membuat game bisa berjalan dengan mulus. Game dengan rata-rata 60 FPS bisa terasa patah-patah kalau waktu yang dibutuhkan setiap frame tidak konsisten. Jadi, sebelum menyalahkan hardware, saya sarankan kamu cari tahu dulu kenapa FPS game turun dan komponen mana yang bisa membuat FPS turun.

Baca Juga: Kenapa Main Game di Laptop Masih Lag? Ini Penyebab dan Solusinya

Kenapa FPS Game Turun?

Daftar Isi:

Toggle
  • Kenapa FPS Game Turun?
    • Cek dulu: FPS turun karena GPU atau CPU?
    • Suhu terlalu tinggi bisa bikin FPS anjlok
    • Debu dan pendinginan yang kurang optimal
    • CPU sedang menjadi bottleneck
    • GPU terlalu terbebani oleh graphics settings
    • VRAM penuh bisa menyebabkan stuttering
    • RAM hampir penuh
    • Aplikasi background diam-diam makan resource
    • Driver grafis bermasalah atau belum diperbarui
    • Shader compilation bikin game patah-patah

Secara sederhana, FPS turun ketika sistem tidak mampu menghasilkan frame secepat sebelumnya. Dalam prosesnya, CPU mengurus logika game dan berbagai instruksi, GPU bertugas merender visual, RAM menyimpan data yang sedang aktif, sementara storage membantu menyediakan aset yang dibutuhkan game. Ketika salah satu bagian ini kewalahan, performa keseluruhan bisa ikut terganggu.

Karena itu, cara mengatasi kenapa FPS game turun sebenarnya tidak asal menurunkan semua pengaturan grafis. Kamu perlu mencari sumber masalahnya terlebih dahulu. Kalau ternyata yang bermasalah adalah suhu, menurunkan resolusi belum tentu menyelesaikan masalah. Begitu juga kalau CPU menjadi bottleneck, mengganti pengaturan tekstur tidak otomatis membuat FPS naik.

Cek dulu: FPS turun karena GPU atau CPU?

ASUS TUF Gaming 16 FX610

Sebelum mengubah banyak pengaturan, coba jalankan game menggunakan setting normal dan catat FPS yang kamu dapatkan. Setelah itu, turunkan resolusi secara drastis, misalnya dari 1080p menjadi 720p.

Kalau FPS naik cukup signifikan setelah resolusi diturunkan, kemungkinan besar GPU kamu sedang menjadi bottleneck. Artinya, beban rendering memang terlalu berat.

Sebaliknya, kalau FPS hampir tidak berubah meskipun resolusi sudah diturunkan, kemungkinan masalahnya lebih mengarah ke CPU. Kondisi ini cukup sering terlihat pada game yang banyak memproses NPC, physics, atau area dengan objek yang sangat ramai, dan ini menjadi salah satu alasan kenapa FPS game turun drastis.

Suhu terlalu tinggi bisa bikin FPS anjlok

Lalu, ada juga yang bertanya, kenapa FPS game turun setelah bermain selama beberapa menit? Bisa saja hal itu terjadi karena suhunya. Saat CPU atau GPU mencapai suhu terlalu tinggi, sistem dapat menurunkan clock speed untuk menjaga komponen tetap aman. Akibatnya, performa ikut turun dan ini juga bisa menjadi alasan kuat kenapa FPS turun. Gejalanya biasanya cukup mudah dikenali: awal bermain FPS masih tinggi, tetapi setelah 15–20 menit performanya mulai merosot. Kipas juga bisa terdengar semakin kencang.

Kamu bisa memantau temperatur ketika sedang bermain. Biasanya batas suhu CPU di bawah 95°C dan GPU di bawah 85°C untuk pengecekan thermal throttling. Kalau temperatur terus berada di area yang terlalu tinggi dan clock speed turun ketika beban gaming meningkat, berarti suhu yang panas adalah alasan kenapa FPS game turun drastis.

Tapi, yang lebih penting adalah melihat bagaimana suhu berubah setelah game dimainkan cukup lama. Kalau FPS bagus saat awal dan kemudian turun bersamaan dengan meningkatnya temperatur, itu menjadi salah satu alasan kuat kenapa FPS game turun.

Debu dan pendinginan yang kurang optimal

Cara Membersihkan Laptop ASUS ROG 2 - Tips Mengatasi Laptop ROG Lemot

Masih berkaitan dengan suhu, debu juga bisa menjadi alasan kenapa FPS game turun. Debu yang menumpuk dapat menghambat sistem pendinginan sehingga panas lebih sulit dibuang.

Kalau laptop sudah digunakan cukup lama dan mulai terasa lebih panas daripada biasanya, periksa kondisi ventilasi dan sistem pendinginnya. Membersihkan bagian yang berdebu dapat membantu airflow kembali optimal. Saya sih juga menyarankan membersihkan kipas dan heatsink serta memastikan kipas dapat berputar dengan bebas.

Tidak perlu langsung membongkar laptop kalau kamu belum terbiasa melakukannya. Sebaiknya meminta bantuan profesional yang biasa membongkar laptop, ya.

CPU sedang menjadi bottleneck

Kalau FPS tidak banyak berubah meskipun resolusi sudah diturunkan, coba perhatikan penggunaan CPU. CPU bottleneck biasanya terasa sebagai stuttering dan frame time yang tidak konsisten.

Salah satu tandanya adalah penggunaan GPU tidak terlalu tinggi, tetapi salah satu core CPU bisa bekerja mendekati 100 persen. Situasi ini juga bisa muncul ketika kamu berada di area game yang penuh NPC, kendaraan, objek, atau proses physics.

Kalau ini penyebab kenapa FPS game turun, sayangnya menurunkan resolusi bukanlah solusi utama. Kamu justru perlu mengurangi pengaturan yang memberikan beban besar kepada CPU. Beberapa pengaturan yang bisa dicoba antara lain:

  • Turunkan View Distance ke Medium atau Low.
  • Kurangi Population Density jika tersedia.
  • Turunkan kualitas Physics.
  • Kurangi Particle Effects.
  • Turunkan Shadow Quality.

Untuk game tertentu, perubahan ini bisa memberikan dampak yang cukup terasa tanpa harus membuat tampilan game menjadi terlalu buruk.

GPU terlalu terbebani oleh graphics settings

Kelebihan GPU NVIDIA GeForce RTX di PC AI

Kalau GPU usage berada di sekitar 95–100 persen dan menurunkan resolusi langsung membuat FPS meningkat, berarti GPU memang sedang bekerja keras. Ini sebenarnya bukan sesuatu yang selalu buruk. GPU yang menjadi bottleneck justru menunjukkan bahwa beban rendering sedang menjadi faktor utama. Solusinya lebih straightforward: turunkan pengaturan grafis yang paling mahal dari sisi performa.

Resolusi biasanya memberikan pengaruh besar. Ray tracing juga dapat memberikan beban yang sangat tinggi. Shadows, anti-aliasing, ambient occlusion, dan post-processing juga bisa disesuaikan untuk mendapatkan keseimbangan antara kualitas visual dan FPS.

Saya tidak menyarankan langsung menurunkan semuanya ke Low. Coba turunkan pengaturan yang dampaknya terhadap visual paling kecil terlebih dahulu. Dengan begitu, kamu masih bisa mendapatkan tampilan yang enak dilihat sambil mengejar FPS yang lebih stabil.

VRAM penuh bisa menyebabkan stuttering

Selain GPU usage, perhatikan juga penggunaan VRAM. Ketika VRAM sudah terlalu penuh, sistem dapat mengalami masalah ketika harus menangani data grafis yang sedang dibutuhkan game.

Gejalanya bisa berupa stuttering, texture pop-in, atau tekstur yang terlambat muncul. Kalau masalah muncul terutama ketika menggunakan texture quality tinggi, coba turunkan kualitas tekstur terlebih dahulu.

Menariknya, texture quality tidak selalu menjadi setting pertama yang perlu diturunkan ketika GPU sedang kewalahan. Kalau VRAM masih mencukupi, kamu bisa mempertahankan tekstur pada kualitas tinggi dan lebih dulu mengurangi pengaturan lain yang memiliki dampak performa lebih besar.

RAM hampir penuh

Tips Upgrade RAM dan SSD Laptop ROG - main game lama bisa merusak laptop

RAM juga berpengaruh terhadap kelancaran gaming dan menjadi salah satu alasan kenapa FPS game turun. Ketika penggunaan RAM sudah mendekati kapasitas maksimum, game bisa mengalami stuttering atau freeze.

Coba buka Task Manager dan lihat penggunaan memory ketika game berjalan. Kalau RAM hampir penuh, tutup aplikasi yang sebenarnya tidak dibutuhkan selama bermain.

Aplikasi browser dengan banyak tab, software yang berjalan di background, atau proses Windows tertentu bisa mengambil resource yang seharusnya tersedia untuk game. Materi referensi juga menempatkan RAM usage di bawah 80 persen sebagai kondisi yang masih memberikan headroom.

Kalau masalah memang terjadi karena kapasitas RAM tidak cukup, upgrade RAM bisa menjadi opsi. Namun, jangan langsung menganggap semakin besar RAM pasti membuat FPS naik. Penambahan RAM paling terasa ketika sistem memang sebelumnya kehabisan memory.

Aplikasi background diam-diam makan resource

Perbedaan Zephyrus, Strix, dan Flow - alasan kenapa fps game turun

Kadang-kadang penyebab kenapa FPS game turun sebenarnya bukan game-nya. Ada aplikasi lain yang sedang menggunakan CPU, RAM, GPU, atau storage di belakang layar.

Sebelum bermain, coba cek Task Manager. Lihat aplikasi apa yang menggunakan resource paling besar. Kalau ada aplikasi yang tidak diperlukan, kamu bisa menutupnya terlebih dahulu.

Game Mode juga bisa diaktifkan untuk membantu sistem lebih fokus pada aktivitas gaming. Selain itu, overlay dari berbagai aplikasi juga dapat dicoba untuk dimatikan jika kamu sedang mengalami masalah performa.

Menurut saya, ini salah satu langkah troubleshooting paling gampang dan sebaiknya dilakukan sebelum kamu berpikir untuk melakukan upgrade hardware.

Driver grafis bermasalah atau belum diperbarui

Driver GPU menjadi bagian penting dari performa gaming. Driver yang sudah terlalu lama atau mengalami masalah dapat menyebabkan performa game tidak optimal.

Kalau FPS tiba-tiba bermasalah setelah ada perubahan pada sistem atau driver, kamu bisa mempertimbangkan melakukan instalasi driver secara bersih. Materi referensi juga mencantumkan clean install menggunakan DDU sebagai opsi ketika masalah driver sulit diselesaikan dengan cara biasa.

Namun, untuk pengguna laptop ASUS ROG, saya sarankan jangan melakukan langkah yang terlalu ekstrem kalau masalahnya masih bisa diselesaikan dengan update driver atau pengaturan software biasa. Coba lakukan clean install dulu ketika troubleshooting standar tidak berhasil.

Shader compilation bikin game patah-patah

Tutorial Install Game di ASUS ROG - alasan kenapa main game di laptop masih lag

Ada jenis stuttering yang sebenarnya tidak menunjukkan bahwa hardware kamu bermasalah. Salah satunya adalah shader compilation stutter.

Biasanya, game bisa mengalami patah-patah ketika pertama kali menampilkan efek atau material tertentu. Setelah shader selesai dikompilasi dan tersimpan dalam cache, masalah tersebut dapat berkurang. Fenomena ini umum ditemukan pada game yang menggunakan Unreal Engine.

Kalau baru pertama kali memainkan sebuah game dan menemukan stutter ketika melihat efek tertentu, jangan langsung panik. Coba berikan waktu kepada game untuk menyelesaikan proses shader compilation jika tersedia.

Jadi, kalau kamu masih bertanya kenapa FPS game turun drastis, jangan langsung menyimpulkan bahwa laptop ASUS ROG kamu sudah tidak kuat menjalankan game. FPS drop bisa berasal dari banyak hal, mulai dari GPU atau CPU yang menjadi bottleneck, temperatur terlalu tinggi, RAM yang hampir penuh, VRAM yang terbatas, aplikasi background, sampai frame time yang tidak konsisten.

Cara paling aman adalah melakukan troubleshooting secara berurutan. Pantau penggunaan CPU dan GPU, cek temperatur, lakukan resolution test, perhatikan penggunaan RAM dan VRAM, kemudian baru utak-atik graphics settings. Kalau masalahnya sudah diketahui, solusinya juga biasanya jauh lebih jelas.

Tags: ASUS ROGTips
Previous Post

ASUS Resmi Luncurkan ASUS TUF Gaming 16 (FX610) di Indonesia, Laptop Gaming Paling Worth-It dengan Ketangguhan Military-Grade

Listiorini Ajeng Purvashti

Listiorini Ajeng Purvashti

Listiorini Ajeng Purvashti adalah penulis dan editor berpengalaman yang telah memulai karir menulisnya sejak 2017. Dengan latar belakang yang kaya, ia telah berkontribusi pada berbagai website seperti Urbandigital, Showpoiler, Carisinyal, Diajartekno, ReviewBukalapak, OSCAS ID, Digitalic ID, Zencreator dan banyak lagi, serta pernah menjabat sebagai chief editor untuk Showpoiler, Keluyuran, dan Kamini. Listiorini juga mengelola blog pribadi yang berfokus pada Korean Culture, www.hobihepi.com, serta blog tekno yang bertema game, www.playeatsleep.fun. Sebagai pecinta buku yang serius, ia mengasah skill menulisnya melalui kegiatan membaca lintas genre dan aktif sebagai Bookstagram dan Booktokers dengan username @listioriniap.

  • Trending
  • Comments
  • Latest
10 Perbedaan GTA V Enhanced dan Legacy

10 Perbedaan GTA V Enhanced dan Legacy, Harus Tahu Nih Sebelum Main!

23/04/2025
Nama Channel YouTube yang Bagus untuk Gamer

98 Ide Nama Channel YouTube Yang Bagus Untuk Gamer

02/11/2022
nama roblox couple

300 Nama Roblox Couple, untuk Pasangan yang Romantis

01/10/2025
gaming pc wallpaper

Rekomendasi 10 Gaming PC Wallpaper Keren

14/09/2023
Join the Republic Now

Dapatkan Hadiah Puluhan Juta Rupiah hanya dengan bergabung di ROG Community

23
ASUS ROG Mothership, Laptop Premium Seharga Mobil?

ASUS ROG Mothership, Laptop Premium Seharga Mobil?

10
ROG Gundam Edition, Produk Khusus Bernuansa Gundam

ROG Gundam Edition, Produk Khusus Bernuansa Gundam

8
PC ROG Berikan Pengalaman Gaming Menakjubkan

PC ROG Berikan Pengalaman Gaming Menakjubkan

7
ASUS TUF Gaming 16 FX610

Kenapa FPS Game Turun Drastis? Ini 10 Penyebab dan Cara Mengatasinya

07/09/2026
ASUS Resmi Luncurkan ASUS TUF Gaming 16 (FX610) di Indonesia,  Laptop Gaming Paling Worth-It dengan Ketangguhan Military-Grade

ASUS Resmi Luncurkan ASUS TUF Gaming 16 (FX610) di Indonesia, Laptop Gaming Paling Worth-It dengan Ketangguhan Military-Grade

05/09/2026
Kelebihan ASUS ROG Zephyrus G16 (2024) GA605 4

Kenapa Game PC yang Baru Makin Berat? Ternyata Ini Penyebabnya

30/08/2026
Neon Abyss

7 Hidden Gems Xbox Game Pass yang Wajib Kamu Coba Mainkan

29/08/2026

Recommended

ASUS TUF Gaming 16 FX610

Kenapa FPS Game Turun Drastis? Ini 10 Penyebab dan Cara Mengatasinya

07/09/2026
ASUS Resmi Luncurkan ASUS TUF Gaming 16 (FX610) di Indonesia,  Laptop Gaming Paling Worth-It dengan Ketangguhan Military-Grade

ASUS Resmi Luncurkan ASUS TUF Gaming 16 (FX610) di Indonesia, Laptop Gaming Paling Worth-It dengan Ketangguhan Military-Grade

05/09/2026
Kelebihan ASUS ROG Zephyrus G16 (2024) GA605 4

Kenapa Game PC yang Baru Makin Berat? Ternyata Ini Penyebabnya

30/08/2026
Neon Abyss

7 Hidden Gems Xbox Game Pass yang Wajib Kamu Coba Mainkan

29/08/2026
Facebook Discord Youtube Instagram Twitter
ROG Community Indonesia

Join our community now! The Largest Gaming Communities in Indonesia. Republic of Gamers Indonesia. Mabar has never been this fun!

Categories

  • Article
  • Event
  • FAQ
  • Game
  • Gaming
  • Laptop
  • News
  • PC
  • Release
  • Review
  • Support

© 2025 - ROG Community Indonesia

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • #JoinROGELITE
  • News
    • Review
    • Event
    • Article
      • Gaming
  • Support
    • Download
    • FAQ
    • Wallpaper

© 2025 - ROG Community Indonesia