Skye Valorant Si Pawang Hewan, Kenali Skill Kerennya

Skye Valorant adalah salah satu agent dalam permainan role play online Valorant yang muncul sebagai Initiator. Skye dianggap sebagai hero support pawang hewan, hal ini dikarenakan skillnya yang mampu mengeluarkan peliharaan aneh dan tidak biasa, terutama para binatang buas.

Memahami Skye akan menjadikan pemain semakin memahami gameplay dari Valorant. Game yang bergenre first person shooter memang mewajibkan pemainnya untuk lebih memahami setiap detail yang dimiliki karakter-karakter.

Berbeda seperti game yang bergenre lain, seperti game racing, game bola, dll, game Valorant ini memiliki keseruannya sendiri yang tidak dimiliki game-game lain, terkhususnya tertantangnya para pemain untuk selalu fokus dalam memainkannya.

Sekilas Tentang Skye Valorant

Skye sendiri rilis pada 27 Oktober 2020 lalu yang dihadirkan bersama dengan map Icebox. Skye diperkenalkan oleh Riot Games dalam rangka memeriahkan Act III yang sebelumnya dilakukan perbaikan teknis. 

Kisah Skye sendiri, Ia merupakan agen yang berasal dari wilayah Nimbin, Australia. Karena Skye sangat impresif, terutama mengembala binatang buas, maka Ia kemudian direkrut oleh protokol Valorant. Awalnya, Skye ragu untuk meninggalkan tanah air yang sangat Ia cintai.

Namun suatu waktu, Sage yang merupakan agen lain dalam game ini kemudian menghubungi dan meyakinkan Skye agar Ia berkenan untuk bergabung dengan kelompok Valorant. Skye Valorant memiliki kemampuan yang mampu membutakan lawannya menggunakan elang dan serigala. 

Kedua hewan peliharaannya ini Ia gunakan untuk mengintai dan mengetahui keberadaan musuh. Namun, sayangnya serigala tersebut ditembak oleh pihak musuh. Karenanya, kini Ia hanya memiliki elang saja.

Selain dianggap sebagai pawang hewan, Skye juga memiliki skill healing yang dapat digunakan untuk menyembuhkan dirinya maupun rekan timnya di area tertentu. Skye juga mengeluarkan 3 proyektil yang dianggap sebagai skill ultimate di mana dengan 3 proyektil tersebut, Skye dapat mengejar dan menangkap 3 musuh terdekat. 

Sebelum bergabung dengan agen Valorant, Skye adalah pribadi yang giat bekerja keras terutama Ia hidup di lingkungan pertanian. Skye tidak terbiasa untuk bekerja dengan orang lain. Skye memiliki sifat yang sangat teliti juga jeli terhadap segala sesuatu, termasuk Skye Valorant memiliki kebiasaan untuk mencatat jika ada sesuatu yang dianggapnya janggal. 

Beberapa karakternya sedikit berubah setelah Skye bergabung dengan agen Valorant. Terutama Skye mulai bisa bekerja bersama orang lain. Salah satu upayanya untuk mengubah karakter tersebut adalah dengan mengadakan kelas mengolah kayu di markas Valorant yang Ia anggap efektif untuk mengembangkan cara berpikir. 

Skye memang berusaha keras untuk mempengaruhi rekan kerjanya sesama agen Valorant agar memiliki satu pemikiran yang sama ketika menjalankan misi, yaitu bisa menyelesaikannya dengan cepat dan tepat.

Walaupun seperti itu, Skye merupakan agen yang tidak terlalu kuat jika dibandingkan agen lainnya di Valorant. Pihak lawan hanya tinggal menembak proyektil ataupun roh dari serigala yang dikeluarkan oleh Skye untuk menghancurkannya.

Dari segi penampilan, Skye adalah perempuan yang mengenakan bando hijau di kepalanya. Rambutnya berwarna pirang dan Ia mengenakan body protector termasuk beberapa peralatan lengkap yang tersemat pada celana kargonya.

Skill Skye Valorant

Seperti yang telah dijabarkan sebelumnya, Skye juga memiliki beberapa skill andalan sama dengan agen Valorant lainnya. Skill Skye sangat berguna pada keadaan tertentu untuk menghindari, membalikan keadaan, termasuk membantu rekan tim yang sedang kesulitan. Adapun skill yang dimiliki Skye Valorant adalah:

Q – Trailblazer

Skill pertama adalah Q – Trailblazer. Skill ini berupa equip di mana ketika dikeluarkan akan menjadi sebuah harimau Tasmania. Harimau ini akan dimanfaatkan untuk mengejar lawan di dekatnya. Setelah harimau tersebut berhasil melompat ke arah lawan, ia memberikan Damage secara langsung dengan cara meledakkan diri.

E – Guiding Light

Skill Skye kedua adalah E – Guiding Light. Skill ini mengeluarkan equip berbentuk burung elang yang berfungsi untuk mengirimkan bom jenis flash bang ke arah lawan. Flash bang ini kemudian yang akan meledak dengan efek membutakan penglihatan lawan dalam beberapa detik. Guiding Light merupakan Skill Signature milik Skye.

Skill ini sangat berguna untuk menyerang lawan, menghindari serbuan lawan, serta mengetahui posisi lawan dan mengintainya tanpa lawan mengetahuinya. Skill ini juga dapat digunakan untuk membantu rekan satu tim.

C – Regrowth

Skill selanjutnya adalah C- Regrowth yang berfungsi untuk memulihkan HP ke seluruh rekan dalam tim yang disesuaikan dengan jarak tertentu. Skill ini pada dasarnya hampir mirip dengan skill yang dimiliki Sage, namun skill ini walaupun ia bisa menyembuhkan teman-teman di dalam tim, Ia tidak bisa memulihkan dirinya sendiri.

X – Seekers

X Seekers adalah skill ultimate yang dimiliki Skye. Skill ultimate ini seperti yang telah dijabarkan sebelumnya merupakan equip yang mengeluarkan 3 Seekers atau kita sebut sebelumnya sebagai proyektil. Equip inilah yang akan mencari tiga agen tim lawan dan membutakan penglihatannya.

Skill ultimate ini dapat dimanfaatkan sebaik mungkin untuk menyerang musuh di waktu yang sangat tepat. Skye Valorant dianggap sebagai agen Support overpower dalam kemampuan healing yang bisa dikombinasikan dengan Sage, karena memang mereka memiliki hubungan dalam cerita game ini.

Penutup

Demikian Skye Valorant yang semoga dapat menambah wawasan kita dalam memahami game Valorant. Game yang dapat kamu coba ketika menyukai game ini adalah game-game yang bergenre battle royale, game RTS, dan sebagainya, yang pasti game yang menantang kita untuk membuat strategi terbaik.


FYI : Jika masih ada pertanyaan terkait tips, game, produk ROG, bisa langsung masuk ke forum ROG Community. Di sana Anda bisa sharing dan konsultasi dengan dengan sesama member sepuasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Ready to start your journey?

If there is nothing in a chest, the chest doesn’t mean anything